Wednesday, August 9, 2017

Sebelum Makan, Berdua dulu.

Karya Mang Odet.


Seringkali kita menyepelekan berdoa ketika menyantap makan. Setidaknya itu yang saya alami dan saya lakukan yang akhirnya menjadi suatu kebiassaan. Padahal, dalam setiap makanan yang kita terima, ada rizki dan barokah dari Sang Pencipta terhadap kita umat manusia.

Terlalu lebay ketika kita membandingkan kita berpunya dengan mereka tidak terlalu banyak punya. Ini bukan ditujukan sebagai bentuk kekufuran atau kesombongan atau hal yang dimiliki. Tapi kehidupan memang tidak adil, selalu tidak adil.

Meminta keadilan adalah kekeliruan, karena keadilan hanya akan diperoleh kepada yang memperjuangkannya. Klise memang, tapi seperti itulah hukumnya. Ada beberapa kasus yang mana keadilan diperoleh melalui pemberian, mungkin sangat terbatas.

Teruntuk mereka yang merasa berkecukupan. Mereka harus bersyukur atas ketidakadilan yang diberikan oleh Sang Pencipta. Ketidakadilan atas tempat lahir, ketidakadilan atas rezeki, dan ketidakadilan kehidupan yang masih memberikan hak milik dalam hidup.

Tidak berlebihan jika seharusnya saya dan juga mereka mensyukuri setiap ketidakadilan (rizki) dalam setiap makanan dengan berucap doa, syukur-syukur jika makannya bisa berdua.

(ariefrosadi.com/ars).


0 komentar:

Post a Comment